Sabtu, 07 Mei 2016

Rahasia Rekor Clean Sheet Jan Oblak

Satu langkah lagi yang memunculkan nama Jan Oblak akan terukir di prasasti rekor La Liga Spanyol. Pada pertandingan pekan lalu, ia menjadi penjaga gawang dengan clean sheet terbanyak (23) dalam sejarah Atletico Madrid. dan diprediksikan pada pekan depan, ia bakal menjadi penjaga gawang dengan catatan kebobolan paling sedikit dalam semusim La Liga.
Dalam catatan statistik agen sbobet casino  awal karier Oblak di Atletico bukan kisah yang diimpikan oleh semua pesepakbola. Rentetan blunder dilakukannya ketika Atletico kalah 3-2 dari Olympiakos, kemudian cedera memaksanya absen cukup lama. Para pengamat pun menilai uang sebesar €16 juta yang dikeluarkan oleh Rojiblancos adalah mubazir. Namun sekarang Jan Oblak telah mampu menepis prediksi masyarakat tersebut dengan menunjukkan sebagai penjaga gawang yang mempu tampil gemilang.
Tidak ada yang menyangka sekalipun pada  musim 2015/16 menjadi momen penebusan sang penjaga gawang Slovenia. Semula Oblak hanya dimainkan untuk menggantikan Miguel Moya yang cedera, tapi performanya terus menanjak. Ia secara konsisten melakukan penyelamatan krusial dan makin jarang melakukan kesalahan. Performa gemilang itu terejawantahkan dalam 33 clean sheet selama 48 laga di semua kompetisi.
Sudah pasti kemajuan signifikan ini tidak hadir dengan instan layaknya kelinci dari topi pesulap. Bukan pula rekor yang muncul dengan mengucap ‘Abrakadabra’. Namun tetap ada rahasia di balik kesuksesan Oblak dan rekan-rekan Atletico tentu tahu apa yang dilakukan eks penjaga gawang Benfica itu sepanjang kariernya.

Fernando Abreu, mantan rekan timnya di Olimpija, mengakui hal itu dan sedikit berbagi cerita tentang sang pemuda yang bekerja keras sejak remaja. “BMW adalah rekan kerja Olimpija Ljubljana, jadi mereka meminjamkan sekitar 15 mobil untuk skuat,” ungkap Abreu. “Namun Oblak, yang masih sangat muda, tidak boleh menyetir sehingga ia harus mengendarai sepeda ke tempat latihan setiap hari.”
Catatan statistik agen sbobet terpercaya menyatakan Jan oblak tidak hanya bekerja keras saat latihan, karakter Oblak terlihat pula dari prosesnya belajar bahasa Spanyol. Sejak fasih menggunakan bahasa Spanyol, kiper 23 tahun itu makin pandai mengatur area kotak penalti. Kombinasi dengan Diego Godin dan Jose Maria Gimenez dalam bertahan pun berpotensi memecahkan rekor kebobolan paling sedikit dalam semusim La Liga. Inilah bukti nyata bahwa Oblak mampu tampil bagus.
Selama pertandingan  69 laga, mantan kiper Benfica itu sudah mencatatkan 41 clean sheet. Musim ini saja ia hanya kebobolan 16 gol dalam 36 pertandingan (rata-rata 0,44 gol per laga) La Liga. Jika Oblak mampu mempertahankan rekor itu di dua laga tersisa, dia bakal menjadi pemecah rekor baru La Liga. Sebagai Kiper yang paling sedikit kebobolan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar